AL-KHAUF DALAM STUDI

Prof. Dr. H. Muhammad Yusuf, S. Ag., M.Pd.I.

Prolog

Tasawuf merupakan dimensi spiritual dalam Islam yang menekankan penyucian jiwa dan kedekatan hamba dengan Tuhan. Dalam khazanah tasawuf, terdapat berbagai maqam (tingkatan spiritual) yang harus dilalui oleh seorang salik (penempuh jalan spiritual), salah satunya adalah al-khawf atau rasa takut kepada Allah. Konsep al-khawf tidak sekadar berarti ketakutan dalam arti umum, melainkan mencerminkan kesadaran eksistensial atas kebesaran Tuhan dan kehinaan diri di hadapan-Nya. Rasa takut ini menjadi pendorong utama bagi seorang sufi untuk menjauhi dosa dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Dalam studi tasawuf klasik, al-khawf sering dikaji bersamaan dengan al-raja’ (harapan), membentuk keseimbangan antara rasa takut terhadap siksa Allah dan harapan akan rahmat-Nya. Para tokoh sufi seperti al-Ghazali dan al-Muhasibi memberikan perhatian besar terhadap maqam ini sebagai fondasi penting dalam perjalanan ruhani. Prolog ini bertujuan mengantarkan pembaca pada pemahaman yang lebih mendalam mengenai posisi, makna, dan peran al-khawf dalam tasawuf, baik secara teoritis maupun praktis, agar dapat memahami dimensi spiritual Islam secara lebih utuh dan menyeluruh.

Posting Komentar

0 Komentar