PESAN-PESAN AL-JAMI'AH

PESAN-PESAN AKADEMIK UNTUK DR. HASNIATI, M.Th.I.

Oleh: Prof. Dr. H. Muhammad Yusuf, M.Pd.I. (Promotor)

Assalamualaikum wr.wb.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الحمد لله الذي علَّم بالقلم، علَّم الإنسان ما لم يعلم، وأسبغ علينا نعمه ظاهرةً وباطنة، وجعل القرآنَ هُدًى ورحمةً للعالمين، فيه تبيانٌ لكلِّ شيء.
والصلاةُ والسلامُ على سيِّدنا محمدٍ، المبعوثِ رحمةً للعالمين، وعلى آله الطيبين، وصحبه 

وبعدُ، فإني أتوجَّه بجزيلِ الشكرِ وعميقِ التقديرِ لأعضاءِ لجنةِ المناقشةِ الأفاضل، على وقتهم الثمين، وتوجيهاتهم القيّمة، وتشجيعهم البنّاء.

Dalam rangka keberhasilan mempertahankan Disertasi: “Konsep al-Aṭrāf dalam al-Qur'an: Sebuah Kajian Tematik” izinkan saya mewakili tim Promotor, co-promotor, dan tim munaqisy menyampaikan pesan-pesan Al-Jami'ah sebagai berikut:

1. Ucapan Selamat dan Apresiasi Akademik

Dengan segala hormat dan kebanggaan, kami mengucapkan selamat yang setulus-tulusnya kepada Dr. Hasniati, S.S., M.Ag., atas keberhasilan yang membanggakan dalam mempertahankan disertasi doktoral di hadapan tim penguji yang terhormat. Pencapaian ini menandai tonggak tertinggi dalam jenjang pendidikan akademik formal, dan merupakan hasil nyata dari dedikasi, kerja keras, serta ketekunan yang panjang dan konsisten.

Disertasi berjudul "Konsep al-Aṭrāf dalam al-Qur’an: Sebuah Kajian Tematik” mencerminkan kedalaman analisis, ketajaman metodologis, dan kemampuan Dr. Hasniati, S.S., M.Ag., dalam mengelaborasi tema-tema al-Qur’an secara sistematis dan kritis. Keberhasilan ini bukan hanya sebuah kemenangan pribadi, melainkan juga kontribusi berharga bagi khazanah keilmuan studi Islam, khususnya dalam bidang tafsir tematik.

Dalam era digital, gaya hidup konsumtif dan budaya pamer semakin marak melalui media sosial. Fenomena ini mencerminkan bahaya hidup bermegah-megah yang telah diingatkan dalam al-Qur’an, seperti dalam Surah At-Takatsur. Kajian tematik al-Qur’an penting untuk menggali makna terdalam tentang dampak negatif sikap berlebihan dalam harta dan penampilan. Solusi Qurani menekankan qana'ah, zuhud, kesederhanaan, syukur, dan orientasi akhirat sebagai penyeimbang arus digital yang cenderung materialistik dan hedonistik. Sikap moderat dalam harta Dan penampilan menjadi solusi Qurani yang ditawarkan.

2. Pengakuan atas Perjuangan Akademik

Menjadi seorang doktor bukan semata-mata persoalan intelektualitas. Gelar ini dicapai melalui perjalanan yang panjang, melelahkan, dan penuh tantangan yang tidak hanya bersifat ilmiah, tetapi juga mental dan emosional. Keberhasilan ini adalah bukti dari ketangguhan jiwa, ketekunan dalam menghadapi dinamika akademik, serta komitmen jangka panjang terhadap ilmu pengetahuan.

Perjalanan doktoral yang telah ditempuh oleh Dr. Hasniati,S.S., M.Ag. adalah bentuk nyata dari semangat jihad ilmiah, di mana setiap bab disertasi merupakan hasil perenungan mendalam dan upaya sistematik yang terus-menerus. Oleh karena itu, capaian ini layak mendapat pengakuan dan apresiasi tinggi, baik dari sivitas akademika maupun masyarakat luas.

3. Harapan terhadap Kontribusi Ilmiah dan Sosial

Dengan gelar doktor yang kini telah resmi disandang, kami percaya bahwa Dr. Hasniati,S.S., M.Ag. tidak hanya akan menjadi bagian dari komunitas akademik, tetapi juga agen perubahan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa. Ilmu yang diperoleh hendaknya tidak berhenti pada ranah teoritis, tetapi menjelma menjadi kontribusi transformatif dalam kehidupan nyata.

Kami berharap agar Dr. Hasniati,S.S., M.Ag. dapat terus mengembangkan kajian-kajian keilmuan berbasis al-Qur'an yang relevan dengan konteks sosial-kultural saat ini, serta memposisikan diri sebagai intelektual yang tidak hanya cendekia dalam pemikiran, tetapi juga bijaksana dalam tindakan. Bergabunglah secara aktif dalam komunitas ilmiah, dan jadilah pelopor etika keilmuan yang menjunjung tinggi objektivitas, kejujuran, dan tanggung jawab sosial.

4. Ajakan untuk Kolaborasi dan Peran sebagai Mentor

Gelar doktor membawa serta tanggung jawab moral untuk membagikan ilmu kepada generasi penerus. Dalam konteks ini, Dr. Hasniati,S.S., M.Ag. diharapkan dapat mengambil peran strategis sebagai mentor, pembimbing, dan inspirator bagi para mahasiswa, peneliti muda, dan sesama akademisi.

Kolaborasi lintas disiplin dan lintas institusi menjadi penting dalam memperkaya perspektif ilmiah serta memperluas jangkauan kontribusi keilmuan. Semangat kolaboratif akan membuka ruang inovasi dan sinergi yang lebih luas, sekaligus memperkuat solidaritas akademik yang berkelanjutan.

5. Komitmen terhadap Keilmuan dan Etika Akademik

Ilmu, sejatinya, adalah amanah. Maka dari itu, setiap doktor diharapkan senantiasa menjaga integritas akademik dalam setiap karya dan praktik profesional. Plagiarisme, manipulasi data, dan berbagai bentuk penyimpangan etis harus dihindari sebagai bentuk tanggung jawab kepada ilmu dan masyarakat.

Dr. Hasniati,S.S., M.Ag. kini menjadi bagian dari penjaga garda depan keilmuan Islam kontemporer. Oleh karenanya, jadilah pelita yang menerangi melalui keteladanan, bukan hanya dalam publikasi dan penelitian, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Integritas ilmiah dan tanggung jawab sosial adalah dua prinsip yang tidak dapat dipisahkan dalam profesi seorang akademisi.

6. Kelanjutan Karier, Pengembangan Diri, dan Peran dalam Keluarga

Pencapaian akademik ini bukanlah akhir, tetapi justru permulaan dari fase baru dalam pengembangan karier dan kontribusi keilmuan. Dunia akademik menawarkan peluang yang luas untuk terus meneliti, menulis, dan berdialog lintas keilmuan. Namun di luar itu, terdapat medan kontribusi lain di sektor publik, kebijakan, dan pengabdian masyarakat yang menantikan kehadiran para intelektual muslimah seperti Dr. Hasniati,S.S., M.Ag. 

Di tengah kesibukan akademik, jangan lupakan bahwa Dr. Hasniati,S.S., M.Ag.  juga adalah seorang ibu dan bagian dari keluarga yang senantiasa menjadi tempat kembali. Keseimbangan antara dunia akademik dan peran domestik adalah nilai luhur yang patut dijaga, karena keluarga merupakan ruang pertama dan utama bagi pembentukan nilai dan karakter.

Penutup

Akhir kata, izinkan kami kembali menyampaikan rasa bangga dan ucapan selamat atas keberhasilan PromovendaDr. Hasniati,S.S., M.Ag. Semoga disertasi yang telah dihasilkan menjadi legacy keilmuan yang akan terus dirujuk, dikembangkan, dan memberi manfaat. Ingatlah bahwa gelar doktor bukanlah puncak, melainkan batu loncatan menuju tanggung jawab dan kontribusi yang lebih besar.

Selamat mengemban amanah keilmuan. Teruslah menyalakan lentera ilmu, dan jadilah inspirasi bagi banyak generasi.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Posting Komentar

0 Komentar