Dosen UIN Alauddin dan STAI Al-Furqan Makassar
Samata-Gowa, 22-04-2021
Pendahuluan
Beristigfar (memohon ampun) kepada Allah dapat dilakukan kapan saja. Justru, istigfar sebaiknya tidak ditunda atau memilih waktu tertentu. Namun, jika bertemu dengan waktu-waktu yang Allah telah angkat derajat kemuliaannya maka alangkah beruntungnya jika dimanfaatkan untuk melaksanakan amalan-amalan tertentu yang dikhususkan itu.
Sebaliknya, alangkah meruginya apabila seseorang mendapati waktu tersebut dan mempunyai kesempatan untuk melaksanakan amalan-amalan tertentu, namun ia tidak memanfaatkannya. Mendapati waktu yang diutamakan oleh Allah kita melakukan amalan-amalan tertentu berarti Allah memberi peluang kebaikan dan keutamaan bagi hamba-Nya. Misalnya,menjumpai waktu sahur untuk mengamalkan istigfar.
Istigfar di Waktu Subuh
Muslim dianjurkan untuk selalu mengucapkan istighfar yakni memohon ampun kepada Allah dalam tiap kesempatan. Namun, ada waktu mustajab agar istighfar dikabulkan Allah Swt.
Dalam Alquran, Allah Swt. berfirman:
اَلَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اِنَّنَآ اٰمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِۚ
الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِاْلأَسْحَارِ
"(Yaitu) orang-orang yang berdoa, "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka," (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun (orang-orang yang beristigfar) di waktu sahur. (QS. Ali Imran: 16-17).
Dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan, ayat tersebut menunjukkan keutamaan beristigfar di waktu sahur.
Menurut suatu pendapat, sesungguhnya Nabi Ya'qub a.s. ketika berkata kepada anak-anaknya, yang perkataannya di-setir oleh firman-Nya: "Aku akan memohonkan ampun bagi kalian kepada Tuhanku. (QS. Yusuf: 98)
Maka Nabi Ya'qub menangguhkan doanya itu sampai waktu sahur. Telah disebutkan di dalam kitab Sahihain dan kitab-kitab sunnah serta kitab-kitab musnad yang lain diriwayatkan melalui berbagai jalur dari sejumlah sahabat Rasulullah Saw., bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda:
"(Rahmat) Allah Swt. turun pada tiap malam ke langit dunia, yaitu di saat malam hari tinggal sepertiganya lagi, lalu Dia berfirman, "Apakah ada orang yang meminta, maka Aku akan memberinya? Apakah ada orang yang berdoa, maka Aku memperkenankan doanya? Dan apakah ada orang yang meminta ampun, maka Aku memberikan ampunan kepadanya....," hingga akhir hadis.
Di dalam kitab Sahihain dari Sayyidah Aisyah r.a. disebutkan bahwa setiap malam Rasulullah Saw. selalu melakukan salat witir, mulai dari awal, pertengahan, dan akhir malam; dan akhir dari semua witir ialah di waktu sahur.
Tentu saja, saya tidak mengatakan bahwa salat witir itu hanya di waktu sahur. Saya juga tidak mengatakan, salat witir kurang afdhal di awal malam setelah salat isya atau setelah salat tarwih, namun Nabi Saw. mencontohkan salah satunya di waktu sahur. Namun jika Anda bisa melakukan ibadah dan permohonan ampun di waktu sahur, itu keren dan sejalan dengan sunnah dan diamalkan juga oleh para sahabat.
Disebutkan bahwa sahabat Abdullah ibnu Umar melakukan salat (sunat di malam hari), kemudian bertanya, "Hai Nafi, apakah waktu sahur telah masuk?" Apabila dijawab, "Ya," maka ia mulai berdoa dan memohon ampun hingga waktu subuh.
Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami ibnu Waki, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Hurayyis ibnu Abu Matar, dari Ibrahim ibnu Hatib, dari ayahnya yang menceritakan bahwa ia pernah mendengar seorang lelaki yang berada di salah satu bagian dalam masjid mengucapkan doa berikut:
"Ya Tuhanku, Engkau telah memerintahkan kepadaku, maka aku taati perintah-Mu; dan inilah waktu sahur, maka berikanlah ampunan bagiku".
Ibnu Murdawaih meriwayatkan dari Anas ibnu Malik yang mengatakan bahwa kami (para sahabat) bila melakukan salat (sunat) di malam hari diperintahkan untuk melakukan istigfar di waktu sahur sebanyak tujuh puluh kali.
Penutup
Beribadah dan ber-istigfar di waktu sahur adalah ibadah yang memiliki landasan secara eksplisit dari al-Qur'an dan Sunnah. Amalan istigfar khusus di waktu sahur ini berlaku sepanjang tahun, tidak hanya di bulan Ramadhan. Silahkan amalkan.
Wallahu A'lam.

0 Komentar