QS. YUSUF: 16

 وَجَاۤءُوْٓ اَبَاهُمْ عِشَاۤءً يَّبْكُوْنَۗ ۝١٦

Terjemahnya:

(Kemudian,) mereka datang kepada ayahnya pada petang hari sambil menangis (16).

Hubungan dengan Ayat Sebelumnya

Ayat 16 Surah Yusuf melanjutkan narasi dari ayat 15, di mana saudara-saudara Yusuf telah membuangnya ke dalam sumur setelah merencanakan tipu muslihat mereka. Setelah meninggalkan Yusuf sendirian, mereka segera kembali dengan berpura-pura sedih untuk menutupi kejahatan itu, menunjukkan kelanjutan plot konspirasi mereka.

Makna Kalimat

Kalimat "وَجَآءُواْ أَبَاهُمْ عِشَآءً يَبْكُونَ" secara harfiah berarti "Kemudian mereka datang kepada ayahnya pada waktu 'isyâ' (awal malam atau sore menjelang malam) sambil menangis." Ini menggambarkan saudara-saudara Yusuf yang pulang ke Yakub dengan tangisan palsu setelah melumuri baju Yusuf dengan darah kambing, bertujuan meyakinkan ayah mereka bahwa Yusuf telah dimakan serigala.

Makna Kontekstual

Dalam konteks keseluruhan Surah Yusuf, ayat ini mengilustrasikan kedustaan dan kepura-puraan saudara-saudara akibat iri hati (hasad) mereka terhadap Yusuf, sebagai bagian dari ujian keluarga yang akhirnya membawa kebaikan ilahi. Tangisan mereka adalah topeng untuk menyembunyikan makar, sementara Yakub nantinya menunjukkan ketabahan meski curiga.

Relevansi dengan Realitas Kekinian

Ayat ini relevan hari ini sebagai peringatan terhadap iri hati yang memicu fitnah, bullying keluarga, atau hoaks di media sosial untuk menutupi kesalahan, seperti kasus-kasus rekayasa berita demi kepentingan pribadi. Ia mengajak umat meneladani kesabaran Yakub dalam menghadapi tuduhan palsu dan mempercayai hikmah Allah di balik cobaan.

Posting Komentar

0 Komentar